Senin, 02 Juli 2012

Manfaat tanaman Euphorbia bagi kesehatan


Manfaat tanaman Euphorbia bagi kesehatan
Euphorbia, si cantik yang punya banyak manfaat bagi kesehatan. Ya, bunga cantik dan menawan ini tidak hanya berguna untuk keindahan belaka. Beberapa penyakit ternyata bisa diobati dengan si cantik dan menawan ini. Berikiut manfaat tanaman Euphorbia bagi kesehatan kita serta cara pengolahan dan penggunaannya sebagai obat.
Manfaat taaman Euphorbia antara lain yaitu untuk mengobati diare akut, malaria, demam, membunuh serangga (Insecta), radang anak telinga, sakit gigi, sesak napas (asmatis), rematik, sambelit, dan gigitan ular (akar). Pemanfaatan bagian yang dipakai antara lain batang, daun dan putik bunga. Kulit dan duri dibuang, lalu dipotong tipis-tipis kemudian digoreng sampai kuning (Gunawan, 2007).
 Pemakaiannya dapat dilakukan dengan dua cara yaitu: (1) dengan cara diminum, ambil 3-6 g batang yang sudah dicuci bersih dan dibuang kulit serta durinya. Potong tipis-tipis lalu goreng dengan beras sampai berwarna cokelat. Batang yag sudah kering ini lalu direbus degan air, kemudian diminum, (2) dengan cara dioleskan, batang segar dicuci bersih lalu digiling halus air perasanya digunakan untuk memoles bisul. Radang kulit bernanah (piodermi) dan kurap (ringworan infection), atau batang dikeringkan, digiling menjadi serbuk kemudian ditaburkan ke tempat yang sakit, sehingga radang kulit bernanah dan kurap akan mempipih dan sembuh (Rahman, dkk, 2007).
Cara pemakaian pada beberapa penyakit dapat dilakukan sebagai berikut: (1) bisul (piodemi), batang dipotong tipis, hangatkan di atas api kecil kemudian letakkan di atas bisul atau radang kulit, (2) bisul, kurap, batang segar dibuang kulitnya, airnya dioleskan pada bisul atau kurap dan sekelilingnya. Lakukan 2 kali sehari, (3) radang anak telinga, batang segar dibuang kulitnya, ditumbuk halus lalu diperas airnya dipakai untuk meneteskan anak telinga yang sakit, sehari 4-6 kali sebanyak 2-3 tetes, (4) sakit gigi, ambil getah Euphorbia beberapa tetes dengan lidi kapas, lalu dioleskan pada gigi yang berlubang atau sakit. Lakukan 1-2 kali sehari, tetapi harus hati-hati, jangan sampai mengenai gigi yang sehat, (5) sambelit, batang Euphorbia digiling halus lalu diperas airnya, diaduk dengan tepung tapioca secukupnya lalu dibuat pil sebesar kacang hijau. Keringkan dengan cara digoreng di atas tatakan genteng dan diminum setiap kali makan dengan dosis 3 pil setiap harinya (Purwanto, 2007). 


Tingkatkan terus pengetahuan anda tentang pendidikan dan kesehatan! Sebagai referensi anda, berikut tulisan yang dapat anda baca dengan klik disini:
penelitian tindakan kelas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar